“Orang orang beriman selalu punya cara sendiri untuk menata hatinya. Meski berlawanan dengan apa yang ia terima didalam kehidupan. Saat ia mendapat musibah, air matanya mungkin menetes, tetapi hatinya terilhami untuk menyakini bahwa apa yang diberikan Allah kepadanya pasti adalah yang terbaik baginya. Fisiknya mungkin lelah, pikirannya mungkin penat, tetapi tidak dengan hatinya yang terus yakin bahwa bila ia diuji oleh Allah, itu adalah tanda bahwa Allah masih sayang kepadanya dan tetap menjaganya.”