Tag Archive: stres


Ciri Ciri Orang Stress

Ciri2 orang stress :

1.Kehilangan minat dan kegembiraan pada hampir semua aktifitas dan hal ini hampir terjadi setiap hari.

2.Berat badan mengalami penurunan secara drastis, padahal tidak sedang melakukan diet. Atau justru mengalami peningkatanberat badan lebih dari 5% dalam satu bulan. Atau mengalami penurunan atau justru peningkatannafsu makan hampir setiap hari.

3.Mengalami insomnia (kesulitan tidur) atau hipersomnia (suka tidur atau lebih banyak tidur) hampir setiap hari.

4.Mengalami penurunan minat dalam melakukan aktivitas yang terjadi hampir setiap hari dan kehilangan energi hampir setiap hari.

5.Merasa dirinya tidak berharga atau merasa bersalah yang berlebihan.

6.Kehilangan kemampuan untuk berfikir dan berkonsentrasi.

7.Munculnya perasaan sedih hampir setiap hari.

8.Munculnya pikiran-pikiran tentang kematian, ide bunuh diri yang berulang tanpa rencana, atau adanya usaha percobaan bunuh diri, atau adanya rencana spesifik untuk bunuh diri.

“Siapa sih yang nggak pernah stres di dunia ini dan siapa sih yang nggak pernah merasakan jatuh cinta di dunia ini?” Saya sependapat dengan anda, pasti anda pernah merasakan apa itu rasanya stres dan apa itu rasanya jatuh cinta. Hanya saja apa hubungan antara dua hal tersebut yang mungkin dapat kita ambil manfaatnya. Banyak sekali artikel, buku, website, majalah, penelitian, teori atau apa sajalah yang membahas mengenai arti dan penjelasan stres sama banyaknya dengan pembahasan mengenai apa itu jatuh cinta. Menurut anda mana yang menyebabkan yang mana? atau mana yang disebabkan yang mana? Atau bagaimana?

Sebenarnya pada saat anda jatuh cinta, pada saat itulah anda mengalami stres. Oke, mungkin anda sedikit bingung dengan pendapat ataupun pernyataan yang saya tulis di atas. Sebelum saya menjelaskan hubungan dan arti dari pernyataan saya di atas, sebaiknya kita sama – sama mengenal apa itu stres dan apa itu cinta.

Apa itu Stres?

Stres adalah suatu kondisi dimana keadaan tubuh terganggu karena tekanan psikologis. Biasanya stres dikaitkan bukan karena penyakit fisik tetapi lebih mengenai kejiwaan. Akan tetapi karena pengaruh stres tersebut maka penyakit fisik bisa muncul akibat lemahnya dan rendahnya daya tahan tubuh pada saat tersebut

Jatuh cinta itu merupakan stressor bagi kita, baik yang berasal dari dalam dan berasal dari luar tubuh kita. intinya pada saat kita jatuh cinta, kita mengalami stres. Hanya saja stres yang timbul pada setiap pribadi berbeda, jatuh cinta dapat menjadi eustres (stres positif) atau distres (stres negatif).

Contoh stres positif:
Pada saat kita jatuh cinta kita merasa lebih percaya diri, tertantang atau termotivasi dan membuat diri kita merasa nyaman, performa diri yang meningkat, sistem kekebalan meningkat, menjadi kuat.

Atau stres negatif Pada saat kita jatuh cinta kita merasa takut, lemah, tidak percaya diri, rendah diri, kualitas diri yang berkurang, terkadang merasa cemas yang amat sangat, bahkan dapat menimbulkan frustasi yang berkepanjangan.

Apa itu jatuh cinta?
Para ilmuwan Italia melakukan penelitian terhadap 12 pria dan 12 wanita yang jatuh cinta dalam 6 bulan terakhir.
Mereka menemukan, para pria ini memiliki kadar hormon testosteron lebih rendah ketimbang normal, sementara wanita memiliki kadar hormon lebih tinggi ketimbang biasanya.
“Dalam keadaan jatuh cinta, tubuh manusia secara alamiah seolah-olah ingin menghapuskan perbedaan antara pria dan wanita, agar hubungan bisa bertahan.”(KOMPAS, Jumat, 04 Juni 2004, 14:07 WIB).

Jatuh cinta adalah sebuah rasa yang dimiliki seseorang ketika melihat seseorang lainnya (biasanya dari jenis kelamin yang lain) yang menarik perhatiannya. Apabila kedua orang ini cocok dan menjadi pasangan, maka rasa ini juga masih ada pada permulaanrelasi

Proses jatuh cinta!?!?
Dari stressor lalu kita ke reaksi,
Nah, lalu proses apa sih yang terjadi pada diri kita? Ternyata di dalam tubuh kita mengalami proses diproduksinya beberapa zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat-zat tertentu ini dinamakan feromon.

Feromon adalah zat kimia yang berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh makhluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi. Sedangkan feromon yang diproduksi oleh hormon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau-bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh VMO (alat Bantu penciuman) di dalam hidung/indra pencium. Sinyal ini dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.

Efeknya ialah membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin. Proses inilah yang disebut reaksi diri kita terhadap stressor.

Reaksi menimbulkan perubahan, dan pada saat kita jatuh cinta biasanya ada yang berubah dari diri kita. Perubahan (change) merupakan salah satu proses hidup yang berhubungan kuat dengan stres. Selain reaksi perubahan sistem di dalam tubuh kita, perubahan juga terjadi di luar tubuh kita seperti, perubahan pola makan, perbedaan detak jantung, pernafasan, hingga perubahan pola pikir atau mindset.

“It’s not stress that kills us,
it is our reaction to it”(Hans Selye)

Apa Hubungan Jatuh Cinta dengan Stres?

Ialah dimana kita merasakan adanya perubahan pada diri kita yang bisa mempengaruhi sistem di dalam atau di luar dari tubuh kita. Baik perubahan yang disadari ataupun perubahan yang tidak disadari, reaksi – reaksi yang muncul pada saat kita jatuh cinta termasuk juga atau hampir sama pada saat kita mengalami stres. Seperti:

• Respon otot: pada saat kita berekspresi (tersenyum, tertawa, sedih, bahagia, kaget dll.) otot – otot pada wajah kita bekerja dan bergerak sesuai dengan ekspresi apa yang kita rasakan. Pada saat kita jatuh cinta, ekspresi yang lebih sering digunakan ialah tersenyum dan bahagia.
• Respon jantung
Terasa pada saat kita merasakan degub jantung yang semkin kencang pada s aat kita bertemu atau bertatap muka dengan pasangan kita.
• Respon dari kulit
Kulit atau pori – pori merupakan salah satu media di mana feromon disebarkan. Selain itu kulit juga memproduksi cairan keringat. Terkadang kita merasa grogi dan nervous pada saat kita bertemu dengan calon pasangan kita. Perasaan ini menstimulasi hormon kelenjar keringat untuk memproduksi keringat.( Girdano, L A. 2005).

Selain perubahan biologis atau pada tubuh kita, terdapat perubahan pula pada pola makan dan pola istirahat. “hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan, kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak”.

Pada artikel yang sama, peneliti-peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin orang yang terobsesi dan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.

Srotonin adalah hormon sangat penting dalam perkembangan otak. Kadar yang rendah hormon ini biasanya dihubungkan dengan perilaku agresif, impulsif dan tindak bunuh diri. (KOMPAS, Kamis, 17 Januari 2008 | 10:26 WIB ).Selain itu, stres juga menimbulkan kontrol emosi yang sulit dan juga menyebabkan diri kita kurang aware dengan lingkungan di sekitar kita. Kita menjadi kurang peka terhadap apa yang terjadi di sekitar kita, istilahnya sedang ‘berbunga -bunga’, perasaan yang timbul secara spontan ini tidak dapat kita hindari atau kita sanggah. Yaitu perasaan ada saat di mana kita selalu memikirkan, membayangkan, dan bahkan bercerita mengenai diri’nya’ kepada setiap orang yang kita temui. Lalu apa yang harus kita lakukan???

Maka, “jatuh cinta’s stres symptom” begitu saya menyebutnya. Sebaiknya jangan dihindari dan jangan terlalu dinikmati, tetapi di kelola dan dimanage dengan optimal dengan cara yang benar. Seperti halnya stres, kita harus berusaha untuk mengoptimalkan stres yang disebut coping strategy.

Banyak sekali cara untuk mengelola stres ini, hanya saja kita tidak mengetahui bagaimana cara yang benar, tepat, dan bermanfaat dalam pelaksanaannya. Yang paling sederhana ialah breathing and relaxation, cara ini sebaiknya digunakan dimana pada saat kita merasa pernafasan kita mengalami perubahan dikarenakan detak jantung yang mulai berdegub kencang ketika atau akan bertemu Si Dia. latihan dibagi menjadi tiga step:

  • Breathing down
    Tentukan posisi tubuh yang nyaman, Bernafas secara perlahan, tidak terburu – buru dan membayangkan sesuatu yang bersifat menenangkan, tahan nafas beberapa saat dan mengatakan pada diri sendiri biarkan diri ini tenang, dan secara perlahan keluarkan udara dari hidung.
  • Kontrol tempo breathing
    Tempatkan jarimu pada nadi di tangan, setelah itu bernafas secara perlahan, perhatikan dan rasakan denyut nadi di tangan. Setelah itu tentukan jumlah hitungan untuk tiap menarik nafas, menahan nafas, dan membuangnya.
  • Breath counting
    Lakukan seperti controlling tempo breathing ditambah kita berkata di dalam hati “tarik…buang…tarik…buang…tarik” begitu seterusnya, secara konstan. Lakukan sepuluh hitungan di setiap stepnya. Apabila dilakukan dengan benar, perasaan cemas dan degup jantung yang keras diharapkan akan kembali normal. Ketiga cara pernafasan ini sebaiknya dilakukan pada saat kita merasa kelelahan atau ingin menenangkan debar jantung yang kencang( Girdano, L A. 2005).

Selain latihan pernafasan, alternative lainnya ialah kita berolah raga. Kenapa? Dengan berolah raga kita dapat merasakan perubahan dari segi psikis dan fisik. Kita menjadi terlihat segar dan memancarkan enegi positif, sehingga kita menjadi nyaman atas diri kita sendiri, kita dapat mengontrol emosi dan perasaan kita.
Yang terpenting ialah kita harus berpikir positif akan diri kita (self-esteem yang tinggi) dan orang lain, termasuk Si Dia. Di mana pada saat kita berbicara, kita menatap matanya dan menggunakan bahasa yang tegas dan tidak terlihat membingungkan.

Dan cara yang terakhir ialah istirahat dan tetap menjaga pola makan sekaligus nutrisinya. Kita ketahui dari penjelasan di atas bahwa pada saat kita jatuh cinta, pola makan kita berubah, mungkin perubahan yang terjadi haruslah kita ikuti tetapi jangan kita terlarut di dalamnya. Dengan berpikir positif dan jernih, kita dapat memilah antara mana kebahagiaan yang bermanfaat atau merugikan. Dengan kita megenal apa itu stres, apa itu stressor atau sember stres, apa reaksi yang kita rasakan, dan bagaimana kita dapat merngoptimalkan stres dengan coping strategy yang kita ketahui sebelumnya. Sehingga stress yang dirasakan dapat kita kelola dan kendalikan sesuai dengan kadar atau kapasitasnya terhadap psikologis dan psikis kita.

Kesimpulan
Jatuh cinta dan stres memiliki hubungan. Jatuh cinta merupakan salah satu sumber stres dengan segala gejalanya (sisi positif dan negatifnya). Stres tidak untuk dihindari tetapi dikelola dan dioptimalkan dengan cara dan waktu yang tepat. Intinya, jatuh cinta itu menyenangkan apabila kita lebih mengenal arti, akibat, penjelasan, dan maksudnya. Selamat menikmati datangnya cinta

20 Gejala Utama Stress yang tiba-tiba muncul dan tidak diketahui sebabnya:

  1. Jantung sering berdebar tanpa sebab diketaui
  2. Berkeringat-dingi atau merasa menggigil
  3. Ke toilet lebih sering dari biasanya
  4. Mulut terasa kering
  5. Sakit/ nyeri di perut bagian atas
  6. Mudah lelah walaupun mengerjakan pekerjaan yang ringan
  7. Merasa sakit seluruh otot badan yang tidak biasa
  8. Sakit kepala tanpa sebab
  9. Mudah tersinggung,
  10. Kurang rasa humor
  11. Kurang selera terhadap makanan, kesenangan ataupun seks
  12. Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit tanpa disadari
  13. Kurang  punya waktu  menjalankan hobi/ kebiasaan
  14. Merasa tidak mampu mengatasi permasalahan apapun”
  15. Kurang tertarik berkomunikasi dengan orang lain, selalu menghindar
  16. Kurang percaya  terhadap penampilan diri
  17. Merasa segala sesuatu tidak berguna
  18. Selalu merasa kehilangan dan sedih
  19. Pelupa
  20. Sulit tidur, tidur tidak nyaman dan mudah terbangun, bangun merasa tidak segar

Pencegahan Stress

Pencegahan Stress:
Sebenarnya stress tidak perlu dicegah, karena stress secara alamiah pasti dialami oleh semua orang.
Yang perlu dicegah yaitu stress yang berlebihan yaitu apabila Anda mengalami gejala-gejala stress yang berlangsung lebih dari 7 hari (Lihat 20 Gejala Utama stress tanpa diketahui penyebabnya).
Agar Anda tidak termasuk ke kategori tersebut diatas lakukan 7 hal berikut ini:

  1. Tetapkan tujuan hidup anda  visi dan misi
  2. Kembangkan hobi
  3. Kebiasaan yang baik
  4. Komunikasi sosial
  5. Perhatikan lingkungan sekitar Anda
  6. Memelihara kesehatan
  7. Menyadari kekurangan

Ke 7 Hal tersebut saling berkaitan dan dilaksanakan secara seimbang , tidak berlebihan.

Predisposisi Stress

Predisposisi Stress

Besar kemungkinan adanya faktor genetik, keturunan
Lingkungan dan kebiasaan hidup yang kurang baik, atau kurang mendukung tujuan hidup
Wanita lebih banyak dari pria, sangat dipengaruhi emosional individu

Mereka yang mempunyai tipe kepribadian Perfeksionis, Sangat Perasa, Kurang percaya diri, Tempramental, sangat mudah merasakan stress dan dengan sedikit ransangan penyebab stress ” Beban fisik, Kegagalan, kehilangan ataupun ketidak puasan” akan menimbulkan stress yang berkepanjangan

Tipe kepribadian yang merupakan predisposisi timbulnya stress yang abnormal

  1. Perfeksionis, Orang yang sangat hati-hati, kaku, dan kurang memiliki toleransi terhadap perbedaan. Sehingga, sedikit perbedaan atau sedikit kurang saja dari standarnya bisa menimbulkan kecemasan baginya. Kecermatannya berlebihan dan bisa berkembang menjadi obsesif kompulsif, yaitu kekakuan dan keterpakuan pada suatu aktivitas tertentu saja.
  2. Sangat Perasa, Orang jenis ini sering merasa tidak aman, cenderung kurang tenang, dan sering meresahkan segala sesuatu. Inilah yang membuatnya jadi cepat panik dalam menghadapi suatu masalah.
  3. Kurang percaya diri. Orang jenis ini merasa diri tidak mampu sehingga kurang usaha untuk mengoptimalkan diri dalam mengatasi masalah-masalah vang dihadapinya. Ia selalu berusaha lari dari masalah atau berusaha mencari pelarian. Akibatnya, masalah tidak pernah selesai. Selama masalah tidak selesai, seseorang akan selalu dihinggapi stress.
  4. Temperamental. Orang jenis ini emosinva cepat terpancing. Masalah kecil bisa berakibat besar karena kecenderungannya yang mudah meledak-ledak. Akibatnya, banyak orang yang tertekan dan akhirnya bereaksi. Kondisi ini tentu saja membuat emosinya semakin tegang dan meninggi.

Penyebab Stress

Penyebab Stress:
Kalau ditanya “Apa Penyebab Stress”, hampir semuanya tidak mau menjelaskan, karena itu adalah suatu kelemahan kepribadian seseorang, jadi bukan karena ketidak tahuannya.
Umumnya penyebab stress adalah suatu keinginan yang tidak terpenuhi atau suatu keinginan khawatir apabila tidak terpenuhi. Suatu perasaan /emosional yang memicu metabolisme tubuh untuk bekerja yang secara alamiah normal, tetapi bila metabolisme ini sering terjadi dapat menyebabkan over load/ kerja yang berlebihan yang selajutnya dapat mempengaruhi metabolisme yang lain menjadi tidak normal lagi. dan inilah yang sangat dirasakan oleh penderita/ individu yang tercetus menjadi gejala fisik yang tidak diketahui / secara sadar apa penyebabnya. Lihat juga mekanisme terjadinya stress.
Untuk menetapkan bagaimana cara pencegahan stress, pengobatan stress ataupun pengelolaan stress, terlebih dahulu perlu diketahui penyebab stress
Ada beberapa penyebab stress yang kadang kadang tidak diketahui oleh yang bersangukutan antara lain:

  1. Beban Fisik yang yeng relatif lama
  2. Ketidak puasan terhadap pencapaian hasil upaya/ merasa superior
  3. Kekhawatiran terhadap sesuatu/ kurang percaya diri
  4. kegagalan dalam usaha.

Komplikasi dan Penyakit yang menyertai stress

Beberapa komplikasi dan peneyakit yang menyertai stress..

Stress yang tidak dapat dikendalikan dan berkepanjangan dapat menyebabkan perubahan fungsi organ tubuh yang sangat vital antaranya yaitu :

Pengaruh langsung:

Jantung dan pembuluh darah: Peningkatan tekanan darah, kelainan irama denyut jantung sampai hal yang sangat parah yaitu kegagalan jantung.

Mental dan kejiwaan, Gangguan mental /kejiwaan ringan sampai parah  dapat ditimbulkan dan atau diperparah akibat stress yang tidak dikendalikan

Pengaruh tidak langsung:

Stress dapat mempengaruhi metabolisme tubuh yang berdampak penurunan atau penambahan berat badan, gangguan fungsi pencernaan ringan sampai berat , gangguan fungsi hati dan ginjal.

Pengobatan Stress

Pengobatan Stress

Kalau anda mencoba mengetik “Pengobatan stress” di browser anda, dan menelusiri halaman sampai habis , yang ada hampir didominasi dengan iklan pengobatan stress , yang lainnya membahas stress dengan berbagai versi , mulai versi awam sampai ilmiah…, namun kenyataannya yang namanya stress makin marak searah dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan komunikasi dan modernisasi. kenapa????..
Sebenarnya stress “dalam batas tertentu” itu adalah refleksi normal dari tubuh/perasaan kita yang membantu kita untuk mawas diri terhadap reaksi baik dari dalam diri maupun dari luar.oleh karena itu yang sangat penting yaitu bagaimana cara kita memenej yang namanya stress itu.
Coba anda klik  test stress ini , dan kalau anda tergolong didalamnya berarti anda perlu konsultasi ke dokter ahli jiwa. tetapi kalau tidak , cukup lakukan 7 langkah dibawah ini:

Minggu:

Kalau anda termasuk orang yang melakukan kegiatan rutin dari jam 08.00 sampai dengan 17.00 setiap harinya , cobalah berekreasi dan dengarkan ini dan nikmati

Senin:

Setiap Anda hendak keluar rumah , tanyakanlah pada diri sendir1..adakah tujuannya mendukung kesuksesan Anda??

Selasa:

Adakah anda telah memenuhi janji kepada teman2 Anda?? …..”Anda mudah mendapatkan teman dengan  mengucapkan janji , tetapi dengan menepati janji , anda telah mempertahankannya

Rabu :

Jika Anda tidak ingin gagal , janganlah berusaha agar anda dikenal/terkenal.

Kamis:

Adakah ucapan/ kata-kata anda yang menyakitkan hati teman2 Anda???.. segera temui /hubungi dan minta maaflah, sesungguhnya orang yang meminta maaf dan orang yang memafkan adalah orang yang berhati mulia

Jumat

Adakah anda telah memberikan sesuatu milik anda kepada orang lain yang sangat membutuhkannya??, jadilah orang yang berarti.

Sabtu

Janganlah melakukan pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh mesin.., jadilah seorang Aktor hari ini, karena mesin tidak bisa jadi aktor dan semua aktor hari ini beristirahat.

Disamping itu anda perlu mengetahui  pengobatan stress  agar stress yang sangat menggangu anda bisa diminimalisasi atau dihindari .

Remaja Stress

Banyak yang mengira bahwa yang dapat mengalami stress hanyalah orang dewasa karena beratnya bebabn yan harus dipkul dalam kegiatan berumah tangga, dan mereka menganggap bahwa kehidupan remaja fun-fun saja karena mereka piker kegiatan kita hanyalah sekolah, main, dan pacaran.
Remaja dapat tekena stres karena orang-irang pada usia ini emosi masih labil daripada itu bimbingan orang tua pun menjadi hal yang mutlak.
Banyak yang dapat menjadi penyebab stres di kalangan para remaja antara lain adalah kehidupan sekolah hal ini dapat menjadi factor utama penyebab stres pada remaja. Tuntutan akademis yang terlau berat, hasil-hasil ulangan dan ujian-ujian yang buruk, tugas yang menumpuk, dan juga tuntutan orang tua yang dianggap terlalu berat hanyalah beberapa contoh dari faktor ini.
Factor lain yang menjadi penyebab dari stress dalam kehidupan remaja adalah lingkungan pergaulan, tempat dimana anak ini melakukan hubungan interaksi denganteman-teman seusianya, teman bagi seorang remaja bias dianggap segalanya bahkan bisa melebihi keluarganya sendiri.
Faktor lain yang dapat menyebabkan stress adalah keadaan fisik. Meskipun terdengar hal yang sangat sepele kondisi fisik atau keadaan badan adalah bentuk stres yang lain. Tubuh yang terlalu gemuk, terlalu kurus, tinggi, atau pendek atau jerawat yang banyak tumbuh dapat menumbuhkan perasaa ketidak percaya dirian dan mengganggu pikiran remaja. Apalagi pada masa sekarang ini menurut sebagian remaja penampilan adalah factor yang dapat mempengaruhi suksesnya pergaulan.
Factor lain adalah kondisi keluarga. Kondisi yang tida baik antara kedua orang tua mereka, atau tidak harmonisnya hubungan anak dengan orang tuanya dapat menjadikan seorang remaja mengalami gangguan mental tersebut. Belum lagi kondisi keuangan keluarga yang tidak baik dapat menjadi kan seoarang remaja stres karena kondisi keuangan keluarga menjadimasalah yang sensitive bagi para remaja.
Kisah asmara adalah faktor klise yang sangat dominan mewarnai kehidupan remaja, akan tetyapi meskipun hal inidianggap klise, perasaan remaja yang di tinggal oleh sesesorang yang dia sayangi dapat menjadikan emosi menjadi tak terkendali, bahkan tak sedikit remaja yang berbuat nekat karena hal ini.
Oleh karena itu orang tua wajib menciptakan suasana yang terbuka denga sianak. Kasih saying dan perhatian adalah hal yang mutlak di lakukan oleh orang tua disamping mereka memberikan lingkungan yang aman sehingga sianak akan tahu dia akan pergi kemana jikalau hatinya seang diland rasa gundah. Karena seringkali yang dibutuh kan oleh mereka hanyalah telinga untuk mendengar keluh kesah mereka.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.